Minggu, 19 Juni 2011

Masuk Perguruan Tinggi Impian Bukan Mimpi

Mengenakan toga, menggenggam ijazah,, dan melambungkan topi saat wisuda seolah menjadi impian umum yang tercetak para pelajar. Namun, untuk menduduki bangku universitas adalah hal yang tak mudah bagi sebagian orang.

Tak perlu berkeluh kesah. Sebab, kini sejumlah universitas menawarkan jalur lain untuk mendaftar jika seseorang gagal di ujian masuk perguruan tinggi negeri. Bantuan biaya pendidikan pun diluncurkan melalui sejumlah program seperti beasiswa. Misalnya Universitas Indonesia

Kamis, 16 Juni 2011

Buka Kesempatan S2 di UGM dan UI

INI kesempatan emas bag para pemuda-pemudi yangingin melanjutkan pendidikan program pascasarjana (S2). Kesempatan itu diberikan atas kerja sama Kementerian Pemuda dan Olahraga (Ke-menpora) dengan Universitas Gadjah Mada (UGM) dan Universitas Indonesia (UI). Deputi Pengembangan Pemuda Kemenpora Zu-bakhrum Tjenreng mengatakan, S2 Program Studi Ketahanan Nasional dengan Konsentrasi Pengembangan Kepemimpinan di UGM diperuntukkan bagi pemuda-pemudi di wilayah timur. Meliputi Provinsi Kalimantan Tengah, Kalimantan Timur, Kalimantan Selatan, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Teng-gara Timur, Papua Papua Barat. Maluku Utara, Maluku, Gorontalo, Sulawesi Barat, Sulawesi Tenggara, Sulawesi Tengah, Sulawesi Utara, dan Sulawesi Selatan. "Beban studi sebanyak 42-50 SKS, masa kuliah 4 semester di UGM Jogjakarta.. Dimulai bulan September. Untuk seleksi akademik dimulai tanggal 11 Juli hingga 3 Agustus," ujarnya di Jakarta Senin (13/6).

UMB-PT Sediakan 10.238 Kursi

Sebanyak 12 perguruan tinggi negeri (PTN) kembali menggelar ujian masuk bersama (UMB) pada tahun ini. Berbeda dengan tahun lalu, UMB perguruan tinggi (UMB-PT) yang digelar pada 9 Juli mendatang juga melibatkan delapan perguruan tinggi swasta (PTS) sebagai altematif pilihan.

Ketua Pelaksana UMB-PT Asman Budisantoso mengemukakan ada 10.238 kursi yang disediakan 12 PTN kepada calon mahasiswa yang tersebar di 467 program studi. Adapunbagi calon mahasiswa yang berminat melanjutkan ke PTS, disediakan 8.377 kursi dari 130 program studi di delapan PTS.

Selasa, 14 Juni 2011

60 Calon Mahasiswa Unpad Mundur

Sekitar 60 calon mahasiswa (cama) Universitas Padjadjaran yang telah diterima melalui SNMPTN jalur undangan dan menerima Bidik Misi mengundurkan diri dari program Bidik Misi. Rektor Unpad Ganjar Kurnia mengatakan, 60 mahasiswa ini mengaku kepada pihak universitas kalau mereka tidak berhak menerima Bidik Misi, karena mampu. Namun, walaupun tidak menerima Bidik Misi, mereka tetap dinyatakan lulus SNMPTN jalur undangan.

"Didoakan beneran miskin itu sepertinya ampuh juga, karena akhirnya pada mengaku. Setelah kami verifikasi data dan visitasi pun mereka memang mampu bayar kuliah, bahkan ada yang sanggup membayar biaya pengembangan kampus," turur Ganjar di Bandung, Selasa (14/6).

Senin, 13 Juni 2011

Pemerintah Harus Percaya Akademisi

Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Deden Darmansyah menuturkan, pemerintah daerah harus memberikan kepercayaan terhadap akademisi, termasuk hasil risetnya sebagai dasar dalam perencanaan pembangunan di Jawa Barat. Dengan begitu seluruh program pembangunan di berbagai bidang terpola sesuai dengan kajian akademis.

"Itu yang harus dilakukan. Kalau kita tidak percaya kepada akademisi, mau percaya kepada siapa lagi. Pemprov harus menjalin hubungan baik dengan perguruan tinggi terutama dalam hal riset yang mengangkat permasalahan Jabar," kata Deden saat dihobungi Minggu (n/6).

PTN Tolak Umumkan Nilai SNMPTN

Para rektor perguruan tinggi negeri (PTN) belum sepakat mengumumkan nilai Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) tahun 2011 secara transparan. Masalah itu masih dalam penggodokan.

Ketua Umum Panitia Pelaksana SNMPTN Herry Suhardiyanto menuturkan, tahun ini tampaknya masalah transparansi belum siap. "Semuanya masih dalam proses," ujar Rektor Institut Pertanian Bogor (IPB) itu, akhir pekan lalu.

Minggu, 12 Juni 2011

Kursi Kosong Belum Terdata

Panitia Nasional Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) memastikan, kursi kosong dari jalur undangan akan dialihkan ke kuota seleksi tulis. Awalnya, kuota jalur ujian tulis sebanyak 110.149 kursi di 60 PTN. Meskipun begitu, panitia belum memiliki data berapa banyak sisa kuota dari jalur undangan tersebut

Ketua Panitia Nasional SNMPTN Herry Suhardiyanto mengatakan, banyak lulusan SMA yang sudah diterima di PTN melalui jalur undangan tidak melakukan daftar utang. Akibatnya, muncul banyak kursi ko-song. "Saya belum dapat data resminya berapa. Tapi memang ada (kursi kosong). Di IPB (Institut Pertanian Bogor, Red) saja mencapai 5 persen dari total kuota sebesar 2.331 kursi," ujar Herry di Jakarta, kemarin (10/6).